di sudut kota mekkah , entah berapa derajat garis bujur dan lintang ..
di kala mentari belum sepenuhnya membuka mata ..
kafir-kafir sibuk membangun negerinya ..
mayat-mayat keimanan tumpah ruah di seantero kota ..
takkan kalian temui masjid yang tegap menantang kemaksiatan dengan suaranya yang lantang mengajak ibadah kepadamu disana ..
semuanya bisu di sekap oleh rasa nikmat dunia fana ..
bulan sudah bergerak hampir 180 derajat menuju garis akhir ..
tes , setetes air singgah di wajah gundah ..
seorang ibu muda lunglai di peluk rasa bahagia tiada tara ..
tak lama jerit tangis seorang bayi memecah keheningan saat itu ..
bocah yang di urat nadinya mengalir takdir maha berat ..
ya , bocah itu nabi besar kita Muhammad SAW ..
beliau jatuh , terhempas kedalam drama kehidupan yang memiliki dinamika luar biasa ..
tumbuh menjadi pelita dalam gelapnya awan kota ..
mematahkan tongkat penguasa negeri ..
menenggelamkan gagak gagak berdasi yang terbang dengan penuh ambisi di luasnya langit kota ..
terima kasih pemuda yang mendapat bisikkan jibril ..
terima kasih pelopor keislaman dunia ..
nabi Muhammad SAW ..
Guys , Corat coret yang ini juara 2 lho pas gue ikut kompetisi puisi di fakultas gue =))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar